Bupati Mamuju Tengah Gelar Workshop Pengawasan Industri Kelapa Sawit di Daerah

Blog37 Dilihat

Mateng, Maleo Sulbar Com-Bupati Mamuju Tengah Dr.H.Arsal Aras Secara Resmi Membuka Warkshop Penyusunan Rencana Aksi Daerah Bidang Kelapa Sawit yang Dilaksanakan Guna Menyusung Langkah Strategis Pengembangan Sekaligus Pengawasan Industri Kelapa Sawit di Daerah.

Dalam Sambutan Bupati Mamuju Tengah Menyoroti Persoalan Nasional yang Sangat Mendasar Terkait Industri Sawit. Ia Menyampaikan Adanya Dugaan Manipulasi Harga CPO yang Merugikan Keuangan Negara Selama Puluhan Tahun, di Mana Pelaku Usaha Menjual Produk ke Luar Negeri Dengan Harga Terendah ke Perusahaan yang Masih Satu Kepemilikan, Lalu Dijual Kembali Dengan Harga Jauh Lebih Tinggi Sehingga Pajak yang Diterima Negara Menjadi Sangat Minim.

Selama Kurang Lebih 30 Tahun, ada Permainan Tersebut. CPO Dikirim Kesingapura Hanya Sekedar Dokumen Lalu Dijual Kembali Dengan Harga dua Kali Lipat Lebih Tinggi, Akibatnya Negara Kehilangan Pendapatan Pajak yang Sangat Besar”Sebut Bupati.

Selain itu ia Juga Mengatakan Banyaknya Lahan Sawit yang Melebihi Izin yang Diberikan, Bahkan Masuk Kekawasn Hutan, Mencapai Sekitar 4,7 Juta Hektar Secara Nasional. Hal Tersebut Menjadi Perhatian Serius Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah Meliat Potensi yang ada Didaerah.

Bupati Mengatakan Pentinnya Data yang Akurat dan Tervirifikasi Terkait Luasan Lahan Kelapa Sawit di Mamuju Tengah Saat ini. Angka yang ada Masih Berupa Dugaan Sekitar 36 Ribu Hektar, Padahal Data yang Pasti Menjadi Dasar Utama Dalam Perhitungan Bagi Hasil, Penyusunan Kebijakan Hingga Pembangunan Infrastruktur.

Lanjut Bupati Kita Tidak Bisa Berdebat Dengan Pemerintah Pusat Jika Data Kita Tidak Jelas Melalui Kegiatan Pendataan Tersebut, Kita Ingin Tahu Berapa Luas yang Benar-Benar ada Baik Perkebunan Inti, Plasma Maupun Masyarat”Tuturnya.

Bupati Juga Mengapresiasi Upaya Penyusunan Rencana Aksi Daerah Tersebut dan ia Berharap Dokumen Tersebut Segera Selesai dan Menjadi Acuan yang Tepat Sasaran Untuk Membangun Dimasa Depan, Termasuk Pembangunan Infrastrutur Jalan yang Menjangkau Wilayah Perkebunan.

Bupati Juga Meminta Dukungan dan Masukan Dari Seluruh Pihak, Mulai Dari Perusahaan, Instansi Terkait, Hingga Pemerintah Desa Agar Seluruh Data dan Kebijakan yang Disusun Berjalan Akurat, Transparan dan Bermanfaat Bagi Kesejahteraan Masyarakat Mamuju Tengah”Tutupnya.

Gegiatan Workshop Dihadiri Bupati Mamuju Tengah, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Mamuju Tengah, Konsultan Dari Universitas Tadulako, Perwakilan BPS, Pimpinan Perusahaan Sawit Serta Perangkat Daerah Terkait, Selasa 8/9/2026,Dimamuju Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *