Tujuh Event Pariwisata Sulbar Berebut Tiket KEN 2027, Dispoparekraf Perkuat Pendampingan

Blog32 Dilihat

MAMUJU, maleosulbar.com– Tujuh event pariwisata Sulawesi Barat berhasil masuk dalam tahap seleksi Karisma Event Nusantara (KEN) 2027. Capaian tersebut tidak lepas dari pendampingan dan fasilitasi yang dilakukan Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Sulbar bersama para penyelenggara event dan Dinas Pariwisata kabupaten.

Ketujuh event tersebut yakni Festival Sandeq Teluk Mandar 2027, Sandeq Silumba, Festival Banua Maraya, Mandar Culture Festival, Festival Penyu Mampie, Sandeq Festival, dan Festival Bulan Mamasa.

Ketujuhnya kini akan mengikuti tahapan seleksi dan kurasi untuk memperebutkan peluang menjadi bagian dari KEN 2027.

Kepala Dispoparekraf Sulbar, Bau Akram Dai, memberikan apresiasi kepada seluruh penyelenggara event serta Dinas Pariwisata kabupaten yang telah berkomitmen meningkatkan kualitas event daerah.

Menurutnya, keberhasilan masuk tahap seleksi merupakan hasil dari kerja bersama dan proses pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan.

“Kami memberikan apresiasi kepada para penyelenggara event dan Dinas Pariwisata kabupaten. Mereka telah menunjukkan keseriusan dalam mempersiapkan event, mulai dari konsep hingga kelengkapan yang menjadi bagian dari proses seleksi KEN. Ini adalah hasil kerja kolaboratif yang harus terus kita jaga,” ujar Bau Akram saat ditemui di Kantor Dispoparekraf Sulbar, Senin, 5 Oktober 2026.

Bau Akram menambahkan, Dispoparekraf Sulbar akan terus memperkuat pendampingan terhadap penyelenggara event agar mampu meningkatkan kualitas penyelenggaraan.

“Dispoparekraf Sulbar akan terus hadir memberikan pendampingan, baik dalam penguatan konsep, tata kelola maupun aspek promosi. Kita ingin event-event daerah tidak hanya memenuhi persyaratan seleksi, tetapi benar-benar memiliki kualitas dan daya saing sehingga mampu menjadi etalase pariwisata Sulawesi Barat di tingkat nasional,” lanjutnya.

Pengembangan event tersebut juga sejalan dengan arah pembangunan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, khususnya dalam mendorong pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai sektor yang mampu membuka ruang ekonomi baru bagi masyarakat.

Bau Akram berharap ketujuh event tersebut mampu melewati seluruh tahapan seleksi hingga akhirnya ditetapkan sebagai bagian dari KEN 2027.

“Harapan kami tentu tujuh event ini bisa kembali lolos menjadi bagian dari KEN 2027. Namun yang lebih penting, event-event tersebut harus memberikan dampak nyata, terutama terhadap kunjungan wisatawan, perputaran ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Industri, Investasi dan Pemasaran Pariwisata Dispoparekraf Sulbar, Abdi Yansya Hijrah, menegaskan bahwa dari sisi promosi, pihaknya akan terus mendorong penguatan branding dan pemasaran setiap event.

“Event-event ini bukan hanya agenda pertunjukan, tetapi juga menjadi media untuk menjual destinasi, budaya dan ekonomi kreatif Sulawesi Barat. Karena itu, promosi harus disiapkan sejak awal dengan memanfaatkan media digital, jejaring promosi dan kolaborasi, sehingga semakin banyak wisatawan yang tertarik datang ke Sulbar,” jelas Abdi.

Selanjutnya, ketujuh event akan menghadapi tahapan kurasi dan penilaian KEN 2027 sesuai mekanisme yang ditetapkan Kementerian Pariwisata, sebelum nantinya dilakukan penetapan event yang terpilih. Dispoparekraf Sulbar akan terus melakukan pendampingan agar seluruh penyelenggara semakin siap menghadapi tahapan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *