Tim 3 Siaga Darurat Karhutla dan Kekeringan BPBD Sulbar Pantau Sebaran Titik Panas dan Kabut Asap melalui Pusdalops

Blog5 Dilihat

Mamuju, maleosulbar.com– Tim 3 Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dan Kekeringan BPBD Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan pemantauan perkembangan sebaran titik panas (hotspot) dan potensi kabut asap melalui tautan pembaruan pelaporan serta situs resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Command Center Pusdalops BPBD Sulawesi Barat, Kamis 15 Oktober 2026.

Kegiatan pemantauan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan dan deteksi dini terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan serta dampak kabut asap di wilayah Sulawesi Barat. Langkah tersebut sejalan dengan arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dan Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, dalam mendorong koordinasi lintas sektor dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.

Kepala Pelaksana BPBD Sulawesi Barat, Muhammad Yasir Fattah, menegaskan bahwa pemantauan informasi secara berkala menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas Tim Siaga Darurat, khususnya di tengah kondisi cuaca dan iklim yang berpotensi memengaruhi kejadian karhutla dan kekeringan.

Menurutnya, pemanfaatan sistem pelaporan dan informasi BMKG membantu petugas memperoleh gambaran perkembangan kondisi wilayah, mengidentifikasi indikasi titik panas, serta menjadi bahan awal untuk menentukan kebutuhan verifikasi dan tindak lanjut di lapangan.

“Pemantauan harus dilakukan secara berkala dan terkoordinasi. Informasi titik panas yang terpantau perlu ditelaah lebih lanjut dan, apabila diperlukan, diverifikasi bersama instansi terkait agar potensi kebakaran dapat segera ditindaklanjuti. Kita ingin memastikan kesiapsiagaan berjalan optimal untuk melindungi masyarakat dan lingkungan,” ujarnya.

Selain pemantauan titik panas, perhatian juga diarahkan pada potensi dampak kabut asap, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan, apabila melakukan aktivitas di luar ruangan dan kualitas udara memburuk agar menggunakan masker, serta mengikuti informasi resmi dari BMKG dan BPBD.

#PemprovSulbar #GubernurSulbar #GubernurSuhardiDuka #bpbdsulbar #bpbdsulawesibarat #sulbartangguh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *