Mateng, maleosulbar.com – Menyongsong hadirnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) menyampaikan pesan damai serta ucapan selamat kepada seluruh umat Muslim di Bumi Lalla Tassira, Rabu (18/3/2026).
Mewakili jajaran pemerintah daerah, Bupati Mamuju Tengah, Dr. H. Arsal Aras, S.E., M.Si., bersama Wakil Bupati, Dr. H. Askary, S.Sos., M.Si., mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menyambut bulan penuh ampunan ini dengan hati yang bersih dan penuh suka cita.
Momentum Ramadan tahun ini diharapkan menjadi titik balik dalam meningkatkan kualitas spiritual sekaligus mempererat tali persaudaraan antarwarga di Kabupaten Mamuju Tengah.
“Marhaban Ya Ramadhan 1447 H. Atas nama Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah, kami mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh masyarakat,” ungkap pernyataan resmi pimpinan daerah tersebut.
Pemkab Mateng menekankan bahwa Ramadan bukan sekadar rutinitas ibadah tahunan, melainkan katalisator perubahan sosial yang positif demi kemajuan daerah. Terdapat tiga poin utama yang menjadi esensi dalam sambutan tahun ini:
Penyucian Diri & Kondusivitas: Menjadikan Ramadan sebagai sarana pembersihan hati sekaligus menjaga suasana daerah agar tetap aman dan kondusif.
Harmoni dalam Keberagaman: Mempererat silaturahmi untuk menjaga kerukunan antarwarga di tengah kemajemukan masyarakat Mateng.
Energi Pembangunan: Mentransformasi energi ibadah menjadi semangat kolektif untuk membangun Kabupaten Mamuju Tengah yang lebih maju dan sejahtera.
Pemerintah menutup pesan tersebut dengan harapan agar keberkahan Ramadan menyertai setiap langkah pembangunan daerah.
“Semoga bulan suci ini membawa keberkahan dan kedamaian, serta memperkokoh ukhuwah dan semangat kebersamaan dalam membangun daerah yang kita cintai ini,” tutup pernyataan tersebut.
Sebagai langkah antisipatif, Pemerintah Kabupaten juga mengimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga ketertiban selama pelaksanaan ibadah di masjid-masjid. Hal ini bertujuan agar kekhusyukan dan kenyamanan selama bulan suci dapat dirasakan secara maksimal oleh seluruh elemen masyarakat.












