Kepala Biro Pemkesra Kunjungi Fatma Sela Madji, Mahasiswi UNASMAN Anak Pengemudi Bentor Penerima Beasiswa Pemprov Sulbar

Blog8 Dilihat

POLMAN, maleosulbar.com– Bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia terus diwujudkan melalui program beasiswa bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu.

Hal tersebut terlihat saat Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Provinsi Sulbar, Murdanil, mengunjungi salah satu penerima beasiswa di Madette, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Rabu (4/11/2026).

Penerima beasiswa tersebut bernama Fatma Sela Madji, mahasiswi Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman) yang saat ini duduk di semester III.

Fatma berasal dari keluarga sederhana. Orang tuanya berprofesi sebagai pengemudi ojek bentor yang setiap hari bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus mendukung pendidikan anaknya.

Di tengah keterbatasan ekonomi keluarga, Fatma tetap memiliki semangat untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Kehadiran program beasiswa Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menjadi salah satu bentuk dukungan nyata agar ia dapat terus melanjutkan studinya.

Dalam kunjungan tersebut, Murdanil menyampaikan bahwa pemerintah ingin memastikan program beasiswa tidak hanya menjadi kebijakan di atas kertas, tetapi benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Ini salah satu contoh bahwa program beasiswa yang digagas Bapak Gubernur Suhardi Duka harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kita melihat langsung bagaimana anak dari keluarga sederhana, dengan orang tua yang bekerja sebagai pengemudi bentor, memiliki semangat besar untuk melanjutkan pendidikan. Jangan sampai keterbatasan ekonomi menjadi penghalang bagi anak-anak kita untuk meraih masa depan,” ujar Murdanil.

Ia menegaskan, Biro Pemerintahan dan Kesra akan terus mengawal pelaksanaan program beasiswa agar tepat sasaran, transparan, dan memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Sulawesi Barat.

Gubernur Sulbar: Jangan Ada Anak Putus Harapan karena Keterbatasan Ekonomi

Sementara itu, Gubernur Suhardi Duka, menegaskan bahwa program beasiswa merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat, khususnya keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi.

“Pemerintah harus hadir memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh anak-anak Sulbar untuk memperoleh pendidikan. Jangan sampai ada anak yang memiliki kemampuan dan semangat belajar, tetapi kehilangan kesempatan kuliah hanya karena orang tuanya tidak mampu secara ekonomi,” tegasnya.

Ia berharap, para penerima beasiswa dapat memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya, belajar sungguh-sungguh, menjaga prestasi, dan kelak menjadi generasi yang mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah.

Program beasiswa ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi pembangunan Sulbar melalui Panca Daya, terutama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan memiliki kesempatan pendidikan yang lebih merata.

Beasiswa sebagai Jembatan Masa Depan

Murdanil menambahkan, kunjungan kepada Fatma Sela Madji menjadi pengingat bahwa di balik setiap program pemerintah terdapat harapan masyarakat yang harus diperjuangkan.

“Kami ingin beasiswa ini menjadi jembatan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mengubah masa depan mereka. Harapan kami, Fatma dan seluruh penerima beasiswa lainnya dapat menyelesaikan pendidikan, meraih cita-cita, dan kelak menjadi kebanggaan keluarga serta berkontribusi bagi Sulbar,” tutupnya.

Melalui program ini, Pemprov Sulbar ingin memastikan bahwa kesempatan memperoleh pendidikan tinggi tidak hanya dimiliki oleh mereka yang mampu secara ekonomi, tetapi juga terbuka bagi anak-anak dari keluarga sederhana yang memiliki kemauan dan tekad kuat untuk meraih masa depan lebih baik.(Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *