Kecamatan Pedongga Gelar Musrembang di Buka Secara Resmi Asisten III Mewakili Bupati Pasangkayu

Uncategorized341 Dilihat

PASANGKAYU, maleosulbar.com–Asisten III Kabupaten Pasangkayu, Muh. Abduh, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Pedongga untuk Tahun Anggaran 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Pedongga pada Kamis (6/2/2025) ini mengusung tema “Penguatan Pertumbuhan Ekonomi dan Pengembangan Infrastruktur Berkelanjutan.”

Hadir dalam acara tersebut para anggota DPRD, Camat Pedongga, perwakilan OPD, kepala desa, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Muh. Abduh menyoroti dampak keluarnya Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 01 Tahun 2025 dan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 29 Tahun 2025 terkait pengalokasian dana transfer ke daerah, yang menyebabkan pemangkasan anggaran. Meski demikian, ia menegaskan bahwa hal tersebut tidak boleh menjadi penghambat pembangunan.

“Kita tidak bisa berbuat apa-apa, ini menjadi pembelajaran bagi kita semua bahwa selama ini kita masih bergantung pada dana transfer pusat. Namun, kita tidak boleh berhenti. Kita harus tetap semangat dan bekerja,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Musrenbang tetap harus berjalan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, dan usulan-usulan yang belum terakomodasi dari tahun 2023 hingga 2026 akan tetap diajukan sebagai prioritas ke Bappeda Litbang.

Muh. Abduh juga mengungkapkan bahwa kondisi keuangan Kabupaten Pasangkayu masih cukup baik dibandingkan kabupaten lain di Sulawesi Barat. Ia menyebut Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pasangkayu dari sektor pajak meningkat hingga 350 persen. Selain itu, Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) masih cukup besar, serta dana bagi hasil perikanan masih tersedia dalam jumlah yang signifikan.

“Jika PAD kita terus meningkat, kita bisa membiayai diri sendiri dan lepas dari ketergantungan pada Dana Alokasi Umum (DAU),” tegasnya.

Ia juga menyoroti potensi ekonomi Kecamatan Pedongga yang memiliki beberapa sektor unggulan seperti perkebunan sawit, tambang pasir, dan tambak. Menurutnya, sektor-sektor ini harus terus didorong agar dapat meningkatkan PAD Kabupaten Pasangkayu di masa mendatang.

Musrenbang ini diharapkan dapat menghasilkan perencanaan pembangunan yang lebih mandiri dan berkelanjutan bagi Kecamatan Pedongga serta Kabupaten Pasangkayu secara keseluruhan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *