Apel Virtual Perdana Oktober: DKP Sulbar Siap Kawal Visi Gubernur Suhardi Duka – Wujudkan Sulbar Maju dan Sejahtera

Blog18 Dilihat

MAMUJU, maleosulbar.com– Mengawali bulan Oktober 2026 dengan semangat baru, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Barat mengikuti Apel Virtual Gabungan Perdana yang digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Senin (5/10/2026) pagi.

Apel gabungan digelar secara daring sesuai arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka.

Sekretaris Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana bertindak selaku pembina apel ini yang diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Jajaran DKP Sulbar sendiri mengikuti secara khidmat dari Aula DKP Sulbar dengan dipimpin langsung oleh Kepala DKP Sulbar, Safaruddin, S.DM.

Turut mendampingi Kepala DKP Sulbar, Sekretaris Dinas, Kepala Bidang PB-PDSPKP, Kepala Bidang Perikanan Tangkap, dan Kepala Bidang PSDKP, beserta seluruh staf PNS dan PPPK.

Sebagai pelaksana tugas apel di tingkat DKP, pembacaan UUD Tahun 1945 dibawakan oleh Selistiawati, pembacaan PANCA PRASETYA KORPRI oleh Abdul Rahman Hamzah, dan pembacaan do’a oleh Huska.

Refleksi HUT Sulbar dan Pesan Penting Sekprov
Dalam arahannya, Sekprov Sulbar Junda Maulana menegaskan bahwa peringatan HUT Sulawesi Barat bukan hanya sekedar kegiatan seremonial.

“Peringatan HUT Sulbar bukan hanya sekedar ceremony, tapi menjadi sebuah refleksi akan apa yang telah kita berikan kepada Sulbar. Kita harus sadar bahwa semua yang kita lakukan saat ini adalah sebuah upaya untuk memberikan yang terbaik bagi anak cucu kita nanti,” tegas Junda Maulana.

Ia menekankan tiga pilar utama bagi ASN: Mengabdi, berkarya dan bekerjasama adalah harga mati dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Kolaborasi antar OPD menjadi kunci untuk mewujudkan visi besar Sulawesi Barat yang Maju dan Sejahtera. Maju Daerahnya, Sejahtera Masyarakatnya.

Secara makro, Sekprov membeberkan capaian menggembirakan dimana Peningkatan PDRB Sulbar mengalami peningkatan yang cukup signifikan dan angka kemiskinan turun menjadi 10%. Meski demikian, ia mengakui angka tersebut masih di atas rata-rata nasional dan masih banyak persoalan yang memerlukan perhatian khusus seperti pendidikan, kesehatan, dan pengangguran.

“Semua penghargaan yang telah diraih Sulbar merupakan buah dari kinerja semua pihak. Sebagai ASN harus berbangga dan tetap optimis,” tambahnya.

Edukasi untuk Masyarakat: Dari IKD hingga Siaga KARHUTLA
Ada dua penekanan penting yang bersifat edukatif untuk masyarakat luas:

1. Transformasi Digital melalui IKD dan Sulbar Mandarras: Sekprov meminta dukungan penuh pimpinan OPD untuk mengaktifkan aplikasi IKD (Identitas Kependudukan Digital). IKD adalah KTP digital yang mempermudah akses layanan publik tanpa harus membawa fisik KTP. Hal ini diperkuat dengan program unggulan Pemprov, Sulbar Mandarras, yang mendorong ekosistem literasi digital di daerah agar masyarakat melek digital dan tidak tertinggal.

2. Kesiapsiagaan Bencana KARHUTLA dan Kekeringan: Sekprov membeberkan fenomena penanganan KARHUTLA (Kebakaran Hutan dan Lahan) yang mengalami kenaikan di musim kemarau ini. Ia menghimbau keras agar masyarakat tidak melakukan pembakaran hutan dalam membuka lahan. Semua ASN diminta menjadi perpanjangan tangan pemerintah untuk meneruskan informasi pencegahan KARHUTLA. Di sisi lain, Pemprov Sulbar juga tengah aktif mendistribusikan air bersih ke daerah-daerah yang mengalami kekeringan.

Tindak Lanjut DKP Sulbar: Evaluasi dan Pengawasan Ketat

Seusai apel virtual, Kepala DKP Sulbar, Safaruddin, S.DM tidak langsung membubarkan diri. Ia melanjutkan kegiatan dengan menggelar rapat internal bersama jajaran pejabat eselon.

Dalam arahannya, Safaruddin menekankan pentingnya kedisiplinan dan akuntabilitas kinerja.
“Apa yang disampaikan Bapak Sekprov tadi adalah pengingat bagi kita semua. Setelah apel ini, saya minta ada evaluasi administratif yang menyeluruh oleh bagian Kesekretariatan. Dan saya instruksikan kepada masing-masing bidang teknis untuk mengecek kembali proposal dan memastikan pelaksanaan kegiatan di lapangan oleh pihak ketiga berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran. Kita harus mengabdi dengan kerja nyata untuk nelayan dan pembudidaya kita,” tegas Safaruddin.

Rapat internal tersebut membahas langkah-langkah strategis DKP Sulbar di triwulan akhir tahun 2026 untuk memastikan program kelautan dan perikanan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat pesisir Sulawesi Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *