AKSELERASI P2DD Sulbar 2026 Umumkan Pemenang, Apresiasi Inovasi dan Komitmen Digitalisasi Daerah

Blog7 Dilihat

MAMUJU, maleosulbar.com– Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Satuan Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (Satgas P2DD) mengumumkan pemenang Program Ajang Kreativitas dan Strategi Perluasan Inovasi Digitalisasi (AKSELERASI P2DD) Sulawesi Barat Tahun 2026, Senin (2/11/2026).

Pengumuman yang berlangsung secara virtual melalui Zoom Meeting tersebut diikuti oleh jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat, perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Barat, serta seluruh peserta Program AKSELERASI P2DD Tahun 2026. Jajaran Bapenda Sulbar mengikuti kegiatan dari Ruang Rapat Bapenda Provinsi Sulawesi Barat, dipimpin oleh Sekretaris Bapenda (Sekban), Nuruddin Rachman.

Kegiatan ini menjadi momentum pemberian apresiasi kepada pemerintah daerah, organisasi perangkat daerah (OPD), dan mitra perbankan yang telah menunjukkan komitmen, kreativitas, serta inovasi dalam mendukung percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah di Sulawesi Barat.

Program AKSELERASI P2DD merupakan salah satu upaya memperluas Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) melalui peningkatan kualitas layanan publik, efektivitas inovasi dan kolaborasi, serta pengelolaan data Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) berbasis repositori dalam rangka optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pelaksanaan program berlangsung pada 18 September hingga 13 Oktober 2026 melalui mekanisme pelaporan, verifikasi bukti dukung, dan penilaian berdasarkan indikator masing-masing subprogram. Penilaian dilakukan berdasarkan laporan yang disampaikan dengan mempertimbangkan aspek kuantitas dan kualitas pada setiap indikator penilaian, relevansi, serta kelengkapan dokumen pendukung. Hasil penilaian tersebut menjadi dasar penetapan pemenang dan penerima apresiasi Program AKSELERASI P2DD Sulawesi Barat Tahun 2026.

Adapun daftar pemenang Program AKSELERASI P2DD Sulawesi Barat Tahun 2026 adalah sebagai berikut:
1. Kategori KATALIS PAD
• Juara I: Bapenda Kabupaten Polewali Mandar.
• Juara II: Bapenda Kabupaten Majene.
• Juara III: Badan Keuangan Daerah Kabupaten Mamuju Tengah Bidang Pengelolaan Pendapatan.
2. Kategori KATALIS RKUD
• Juara I: BPD Sulselbar Cabang Mamuju Tengah.
• Juara II: BPD Sulselbar Cabang Mamuju.
• Juara III: BPD Sulselbar Cabang Majene.
3. Kategori KATALIS KKI
• Juara I: Badan Keuangan Daerah Kabupaten Mamuju Tengah Bidang Perbendaharaan.
• Juara II: Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Mamuju.
4. Kategori KATALIS OPD
• Juara I: Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Majene.
• Juara II: Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Mamasa.

Penetapan para pemenang tersebut merupakan bentuk apresiasi atas berbagai inovasi, upaya, dan kontribusi nyata dalam mendorong implementasi digitalisasi transaksi pemerintah daerah. Hasil penilaian juga menjadi bahan evaluasi sekaligus masukan perbaikan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program digitalisasi pada periode berikutnya.

Ke depan, arah kebijakan TP2DD Sulawesi Barat diharapkan semakin berfokus pada penguatan kolaborasi dan sinergi dalam penyediaan program pelayanan publik yang lebih baik, serta mendorong partisipasi dan keikutsertaan seluruh anggota TP2DD dalam implementasi Transaksi Non Tunai (TNT) di masing-masing wilayah.

Kepala Bapenda Provinsi Sulawesi Barat, Abdul Wahab Hasan Sulur menegaskan, pihaknya terus mendorong pengembangan sistem pembayaran pajak dan retribusi daerah secara elektronik sebagai bagian dari upaya percepatan digitalisasi daerah.

“Langkah ini diharapkan dapat memberikan kemudahan kepada masyarakat, meningkatkan transparansi transaksi, serta mendukung optimalisasi penerimaan PAD,” kata Abdul Wahab.

Melalui Program AKSELERASI P2DD, pemerintah daerah, perangkat daerah, dan mitra perbankan diharapkan semakin termotivasi untuk menghadirkan inovasi digital yang berkelanjutan, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta meningkatkan kualitas implementasi elektronifikasi transaksi dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Upaya tersebut sejalan dengan misi kelima Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka, yaitu memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang berkualitas.

Dengan semangat AKSELERASI P2DD 2026, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus mendorong transformasi digital sebagai bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih modern, transparan, dan akuntabel menuju Sulawesi Barat yang maju dan sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *