DPRD Mamuju Tengah Gelar Rapat Paripurna Rancangan Peraturan Daerah Perubahan APBD Anggaran Tahun 2026

Blog9 Dilihat

Mateng, Maleo Sulbar Com-Bupati Mamuju Tengah Arsal Aras Menyampaikan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 Merupakan Bagian Dari Upaya Pemerintah Daerah Untuk Menyesuaikan Kebijakan Anggaran Dengan Perkembangan Kondisi Piskal, Perubahan Proyeksi Pendapatan, Kebutuhan Belanja Daerah, Serta Berbagai Kebutuhan Prioritas yang Harus Diselesaikan Sampai Dengan Akhir Tahun Anggaran.

Berdasarkan Rancangan Perubahan APBD yang Kami Sampaikan, Pendapatan Daerah yang Semula Ditetapkan Sebesar Rp.529,82 Miliar Setelah Perubahan Menjadi Rp.584,40 Miliar Atau Bertambah Sebesar Rp.54,58 Miliar.

Peningkatan Pendapatan Tersebut Antara Lain Bersumber Dari Pendapatan Pendapatan Asli Daerah yang Meningkat Sebesar Rp.1,46 Miliar, Pendapatan Tranfer yang Meningkat Sebesar Rp.48,36 Miliar, Serta Lain-Lain Pendapatan Daerah yang sah yang Meningkat Sebesar Rp.4,75 Miliar.

 

Bupati Juga Mengatakan Salah Satu    Perkembangan Fiskal yang Sangat Penting Dalam Perubahan APBD ini Adalah Adanya Tambahan Pendapatan Transfer Dari Pemerintah Pusat Sebesar Rp.48,36 Miliar Tambahan.

Tambahan Dana Alokasi Umum Sebesar Rp.45,44 Miliar dan Tambahan Dana Bagi Hasil Sebesar Rp.2,92 Miliar, dan Tambahan Dana Bagi Hasil Sebesar Rp.2,92 Miliar. Dengan Keseluruhan Pendapatan Transfer Meningkat Dari Rp.457,55 Miliar Menjadi Rp.505,91 miliar.

Untuk Dari Sisi Belanja Daerah yang Semula Sebesar Rp.535,82 Miliar Menjadi Rp.616,81 Miliar Bertamba Sebesar Rp.80,99 Miliar.

Peningkatan Belanja Tersebut Merupakan Konsekuensi Dari Adanya Tambahan Pendapatan Daerah, Penggunaan Sisa Lebih Perhitungan. Anggaran Tahun Sebelumnya, Serta Penyesuaian Kebutuhan Belanja Prioritas Daerah.

Tambahan Ruang Fiskal ini Kita Arahkan Secara Terukur dan Bertanggung Jawab, Dengan Prioritas Utama Memastikan Terpenuhinya Kewajiban Pemerintah Daerah Terhadap Belanja Gaji dan Tunjangan Aparatur Sipil Negara Baik PNS Maupun PPPK Paruh Waktu.

Lanjut Bupati Komitmen ini Penting Karena Keberlansungan Pelayanan Pemerintahan dan Pelayanan Publik Sangat Ditentukan Oleh Kesiapan Sumber Daya Aparatur Dalam Rancangan Perubahan APBD ini. Penyesuaian anggaran Gaji dan Tunjangan ASN Serta Belanja PPPK Paruh Waktu Telah Diakomodir Sesuai Kebutuhan.

Tambahan Kapasitas Fiskal Tersebut Tidak Hanya Kita Arahkan Untuk Memenuhi Belanja APARATUR Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah Juga Berupaya Agar Perubahan APBD ini Memberikan Manfaat yang Dapat Dirasakan Secara Lansung Oleh Masyarakat, Khususnya Melalui Pemenuhan Sarana dan Prasarana Pelayanan Publik.

Oleh Karena itu Dalam Perubahan APBD Tahun 2026 Kita Mengalokasikan Anggaran Untuk Pengadaan Kendaraan Pemadam Kebakaran, Mobil Tangki Air, Mobil Pengangkut Sampah, Mobil Ambulance, Mobil Rescue, Serta Kapal Rescue.

Masih Bupati, Kebijakan ini Kita Arahkan Untuk Memperkuat Kesiapsiagaan Pemerintah Daerah Dalam Memberikan Pelayanan Kepada Masyarakat, Mulai Dari Penanggulangan Kebakaran, Pelayanan Kesehatan, Pengelolaan Persampahan, Penanganan Kondisi Darurat dan Bencana, Hingga Penyelamatan Masyarakat Diwilayah Darat Maupun Perairan.

Untuk Dibidan Pendidikan Kita Juga Memberikan Perhatian Terhadap Pemenuhan dan Peningkatan Infrastruktur Pendidikan, Melalui Pembangunan Sarana Sekolah Serta Pengadaan Mebeleur, Hingga Secara Bertahap Kualitas Sarana Belajar Mengajar di Kabupaten Mamuju Tengah Dapat Terus Ditingkatkan”Ucap Bupati.

Untuk Mendukung Pemenuhan Salah Satu Kebutuhan Dasar Masyarakat, Kita Juga Mengalokasikan Anggaran Untuk Penyediaan Pompa Air Dalam RangkaMendukung Pelayanan dan Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih Masyarakat.

Ia Mengatakan Dengan Struktur Tersebut Rancangan Perubahan APBD Mengalami Defisit Sebesar Rp.32,41 Miliar Defisit ini Ditutup Melalui Penerimaan Pembiayaan yang Bersumber Dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Sebelumnya Dengan Membiayaan Ntto Sebesar Rp.32,41 Miliar Tersebut.

Bupati Berharap Proses Pembahasan Dapat Berlansung Secara Konstruktif, Efektif dan Tepat Waktu, Dengan Tetap Mengedepankan Prinsip Akuntabilitas, Efisiensi, Efektivitas , Serta Keberpihakan Kepada Kepentingan Masyarakat”Tutupnya.

Dalam Gegiatan Rapat Paripurna Tersebut Dihadiri Para Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Sekertaris Daerah, Para Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Mamuju Tengah, Para Pimpinan SKPD dan Pejabat SKPD Kabupaten Mamuju Tengah.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *