Sulbar Fair 2026 Sukses Digelar, Bau Akram Dai Optimistis Ekonomi Kreatif Semakin Tumbuh

Blog81 Dilihat

Mamuju, maleosulbar.com– Pelaksanaan Sulbar Fair 2026 yang berlangsung selama tiga hari di Anjungan Pantai Manakarra, Mamuju, resmi berakhir dan ditutup oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Habibi Azis, Kamis, 24 September 2026.

Kegiatan ini sebagai salah satu rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-22 Provinsi Sulawesi Barat sekaligus ruang promosi bagi UMKM, pariwisata, dan pelaku ekonomi kreatif.

Turut hadir dalam acara penutupan tersebut Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Provinsi Sulawesi Barat, Bau Akram Dai, Sekretaris Dispoparekraf Sulbar Andi Saiful Rauf, serta Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Andi Harun Rasyid.

Penutupan berlangsung meriah dengan penampilan tari tradisional, musik band, serta hiburan dari artis jebolan KDI dan D’Academy Indosiar.

Pelaksanaan Sulbar Fair sejalan dengan program Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif melalui penguatan UMKM, ekonomi kreatif, dan pemanfaatan potensi lokal daerah. Melalui ruang promosi seperti Sulbar Fair, pemerintah daerah berupaya memperluas akses pasar, meningkatkan daya saing produk unggulan, serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

Kepala Dispoparekraf Sulbar, Bau Akram Dai, menyampaikan bahwa Sulbar Fair bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana strategis untuk mempertemukan pelaku usaha kreatif dengan masyarakat dan calon pasar.

“Sulbar Fair telah memberikan ruang yang luas bagi pelaku ekonomi kreatif untuk memperkenalkan produk dan karya terbaiknya. Kegiatan seperti ini penting untuk mendorong pertumbuhan usaha kreatif yang berkelanjutan di Sulawesi Barat,” ujar Bau Akram.

Bau Akram menambahkan, Dispoparekraf Sulbar akan terus mendukung pengembangan subsektor ekonomi kreatif melalui peningkatan kapasitas pelaku usaha, promosi, dan kolaborasi lintas sektor.

“Kami berharap Sulbar Fair menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif, sehingga semakin banyak pelaku usaha lokal yang tumbuh, naik kelas, dan mampu menciptakan lapangan kerja baru,” tambahnya.

Pada malam penutupan, masyarakat yang memadati Anjungan Pantai Manakarra disuguhkan berbagai penampilan seni dan hiburan yang menambah semarak suasana.

Antusiasme pengunjung juga terlihat di area pameran UMKM dan stan ekonomi kreatif yang menjadi salah satu daya tarik utama selama pelaksanaan kegiatan.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berharap Sulbar Fair dapat terus menjadi agenda tahunan yang memperkuat promosi daerah, menggerakkan sektor pariwisata, serta memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi UMKM dan pelaku ekonomi kreatif di Sulawesi Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *