Perpustakaan Keliling Perpusip Sulbar Hadir Meriahkan Tapak Budaya di Kompleks Rumah Adat Mamuju

Blog35 Dilihat

MAMUJU, maleosulbar.com– Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Sulawesi Barat (Perpusip Sulbar) menghadirkan layanan Perpustakaan Keliling dalam kegiatan Tapak Budaya: Teras Literasi dan Pameran Sekomandi yang diselenggarakan oleh Kantor Pelestarian Kebudayaan Sulawesi Barat pada 16–17 Oktober 2026, bertempat di Kompleks Rumah Adat Mamuju.

Kehadiran layanan Perpustakaan Keliling ini menjadi salah satu upaya Perpusip Sulbar dalam mendekatkan akses bahan bacaan kepada masyarakat sekaligus menumbuhkan minat baca melalui kegiatan literasi yang dipadukan dengan pelestarian kebudayaan lokal.

Melalui layanan ini, masyarakat dan pengunjung kegiatan dapat memanfaatkan berbagai koleksi bacaan yang disediakan. Kehadiran perpustakaan di tengah kegiatan kebudayaan diharapkan dapat menciptakan suasana literasi yang menarik, edukatif, dan mudah dijangkau oleh berbagai kalangan.

Kegiatan Tapak Budaya: Teras Literasi dan Pameran Sekomandi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan kekayaan budaya Sulbar, khususnya kain tenun Sekomandi sebagai salah satu warisan budaya yang memiliki nilai sejarah dan kearifan lokal. Perpaduan antara layanan literasi dan pameran budaya diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat, terutama generasi muda, mengenai pentingnya membaca sekaligus menjaga identitas budaya daerah.

Partisipasi Perpusip Sulbar dalam kegiatan ini sejalan dengan upaya mendukung Gerakan Sulbar Mandarras untuk membangun sumber daya manusia yang unggul, cerdas, dan berkarakter. Literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca, tetapi juga menjadi sarana untuk mengenal, memahami, dan melestarikan kekayaan budaya daerah.

Kepala Dinas Perpusip Sulbar, Mustari Mula mengatakan, melalui layanan Perpustakaan Keliling, pihaknya terus berkomitmen memperluas jangkauan pelayanan perpustakaan serta menghadirkan bahan bacaan di berbagai ruang publik dan kegiatan masyarakat.

“Diharapkan, kolaborasi antara literasi dan pelestarian budaya dapat mendorong tumbuhnya masyarakat Sulbar yang gemar membaca, berpengetahuan luas, dan bangga terhadap warisan budaya daerahnya,” kata Mustari Mula.