Perkuat Layanan Kesehatan Primer, DKPPKB Sulbar Gelar Pelatihan Teknis Penanggulangan Stroke bagi Dokter dan Perawat FKTP

Blog65 Dilihat

Mamuju, maleosulbar.com– Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat menggelar Pelatihan Teknis Penanggulangan Stroke bagi dokter dan perawat di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), pada 12–17 Oktober 2026 di Maleo Town Square, Mamuju.

Pelatihan dibuka secara resmi oleh Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim. Kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas tenaga kesehatan dalam penanganan stroke di layanan kesehatan tingkat pertama.

Pelatihan ini dilaksanakan melalui Project Strengthening of Primary Healthcare in Indonesia (SOPHI), dengan sasaran dokter dan perawat yang bertugas di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Penguatan kompetensi tenaga kesehatan menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesiapan layanan dalam mengenali gejala, melakukan penilaian awal, serta menentukan tindak lanjut yang tepat bagi pasien dengan dugaan stroke.

Stroke merupakan kondisi kegawatdaruratan yang membutuhkan penanganan cepat dan tepat. Kemampuan tenaga kesehatan dalam mengenali tanda awal stroke dan mengambil keputusan klinis sesuai kompetensi serta prosedur yang berlaku menjadi faktor penting untuk mempercepat penanganan pasien.

Melalui pelatihan teknis ini, peserta diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam penanggulangan stroke, termasuk memperkuat koordinasi rujukan ke fasilitas pelayanan kesehatan yang mampu memberikan penanganan lanjutan.

Penguatan layanan di tingkat pertama juga penting agar masyarakat yang mengalami gejala stroke dapat segera memperoleh pemeriksaan dan penanganan sesuai kebutuhan, tanpa mengabaikan prinsip keselamatan pasien.

Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim mengatakan, pelaksanaan pelatihan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan kesehatan primer di Sulawesi Barat. Peningkatan kapasitas dokter dan perawat diharapkan mendukung layanan yang lebih responsif, terkoordinasi, dan berorientasi pada keselamatan serta kebutuhan pasien.

Upaya tersebut sejalan dengan visi pembangunan Provinsi Sulawesi Barat, “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera,” di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka, khususnya dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.

“Melalui pelatihan ini, DKPPKB Sulbar berharap tenaga kesehatan di FKTP semakin siap berperan dalam deteksi dini, penanganan awal, dan koordinasi rujukan pasien stroke, sehingga akses terhadap pelayanan yang tepat dapat semakin diperkuat,” ucap dr. Nursyamsi.