Menag Nasaruddin Umar Bawakan Hikmah Maulid di Sulbar, Gubernur Suhardi Duka Berharap Doa Bawa Kesejahteraan

Blog29 Dilihat

Mamuju, maleosulbar.com– Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melaksanakan maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, yang dihadiri langsung Menteri Agama Republik Indonesia, di Ballroom Andi Depu lantai 3 kantor Gubernur Sulbar, Senin 21 September 2026.

Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA hadir langsung membawakan hikmah maulid. Hadir juga para pejuang pembentukan Provinsi Sulbar, Forkopimda Sulbar, Pimpinan DPRD Sulbar, Bupati, rombongan Kementerian Agama RI dan tamu undangan lainnya.

Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) mengatakan maulid Nabi Muhammad SAW hari ini sebagai rangkaian peringatan hari ulang tahun Sulbar ke-22 tahun.

“Tentunya kita berusaha membangun daerah ini, kita merencanakan, kita melaksanakan, mengkoordinasikan dan apapun dilakukan semua adalah ditentukan oleh Allah SWT,” kata Suhardi Duka.

Olehnya itu, doa adalah hal yang mendasar untuk mencapai kesuksesan, sehingga hari ini dilaksanakan maulid Nabi Muhammad SAW sebagai cinta pada rasul.

“Kita juga berharap doa yang dipimpin oleh Prof Dr Nasaruddin Umar, MA, semoga Sulbar bisa seperti daerah lain bahkan melampaui provinsi lain, bisa mencapai kemajuan dan bisa mencapai kesejahteraan kepada seluruh masyarakat Sulbar,” harapnya.

Dengan demikian, dia menyampaikan terima kasih atas kebersamaan dan kehadiran Menteri Agama RI di Sulbar.

Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. Nasaruddin Umar menyampaikan sekitar 10 tahun lalu pernah berkunjung ke Sulbar, namun belum semaju saat ini.

“Banyak sekali perubahan saat ini Alhamdulillah banyak pembangunan sudah dilakukan di Sulbar termasuk di Mamuju, Ini juga berkat kinerja Gubernur Sulbar, luar biasa,” ucapnya.

Peringatan maulid seorang tokoh yang inspiratif bagi umat Islam, Nabi Muhammad SAW itu lahir pada hari Senin di Madinah dan wafatnya juga pada hari Senin.

“Saya kira tidak ada manusia di muka bumi sama dengan beliau. Bapak biologis kita itu Nabi Adam, tapi bapak roh atau spiritual kita adalah Nabi Muhammad SAW,” tuturnya.

Dengan demikian, momentum memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW setiap tanggal 12 Rabiul Awal untuk meneladani akhlak mulia dan ajaran beliau.

Dia mengajak umat Islam dan generasi muda maupun seluruh elemen masyarakat Sulbar menjadikan akhlak Nabi Muhammad SAW sebagai fondasi peradaban serta pedoman dalam mengembangkan potensi diri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *