Garap Kerja Sama Lintas Sektor, KominfoSS Sulbar Bidik Sertifikasi Digital dan Replikasi Sistem Layanan Publik

Blog33 Dilihat

MAMUJU, maleosulbar.com— Menindaklanjuti nota kesepahaman dengan sejumlah institusi—mulai dari perguruan tinggi, kementerian, hingga pemerintah daerah—Gubernur Sulbar Suhardi Duka menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera merumuskan program kolaborasi konkret.

Langkah cepat langsung diambil oleh Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfo) Pemprov Sulbar. Kepala Diskominfo Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, memimpin rapat internal bersama jajaran pada Kamis (5/11/2026) untuk memetakan potensi kerja sama teknis yang berpeluang besar untuk dieksekusi dalam waktu dekat.

Muhammad Ridwan Djafar menyampaikan bahwa keberadaan MoU dengan mitra strategis seperti Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merupakan peluang emas bagi kemajuan Sulbar.

Pihaknya membidik kerja sama di bidang pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) digital serta sertifikasi berstandar internasional bersama UGM. Sementara dengan Pemda DIY, Diskominfo Sulbar fokus pada rencana replikasi sistem digitalisasi layanan publik dan penyediaan dashboard informasi pemerintahan yang terintegrasi.

“Misalnya dalam pengembangan sumber daya manusia ini dapat dikerjasamakan dengan perguruan tinggi, seperti di UGM. Termasuk dalam hal pengembangan SDM Digital dan sertifikasi internasional,” ujar Muhammad Ridwan Djafar usai memimpin rapat.

Selain pengembangan kapasitas aparatur dan pemuda, Pemprov Sulbar juga membidik penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital.

“Potensi lainnya adalah dalam hal digitalisasi layanan publik dan dashbord informasi pemerintahan, ini dapat dikolaborasikan dengan DIY,” tambahnya.

Langkah percepatan ini menjadi bagian integral dari komitmen besar Gubernur Suhardi Duka sejak penandatanganan MoU bersama Rektor UGM Prof. Ova Emilia di Mamuju beberapa waktu lalu. Selain program afirmasi beasiswa perguruan tinggi dan pengembangan sektor berbasis kelestarian lingkungan, sinergi ini kini diperluas ke ranah keahlian digital.

Di saat yang sama, pemantapan substansi kerja sama antarwilayah—termasuk penyiapan program ketransmigrasian, peningkatan iklim investasi bersama DPMPTSP, hingga aspek kelembagaan—terus digodok secara aktif bersama Pemda DIY guna mewujudkan transformasi pelayanan publik yang lebih modern dan terintegrasi di Sulawesi Barat.