Dorong Layanan Lebih Efektif dan Informasi Terbuka, Bapperida Sulbar Perkuat Digitalisasi

Blog17 Dilihat

MAMUJU, maleosulbar.com— Layanan yang lebih efektif dan informasi pembangunan yang mudah diakses masyarakat menjadi sasaran penguatan digitalisasi di Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sulawesi Barat.

Melalui evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) hingga triwulan III tahun 2026, Bapperida mendorong pemanfaatan teknologi dalam pekerjaan sehari-hari sekaligus memperluas publikasi melalui kanal resmi.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bapperida Sulbar, Amujib, saat memimpin rapat evaluasi SPBE di ruang kerjanya, Senin (2/11/2026).

Dalam rapat itu, tim SPBE memaparkan perkembangan pelaksanaan serta kendala dalam memenuhi aspek penilaian. Hasil evaluasi menjadi dasar untuk menentukan langkah perbaikan dan menindaklanjuti indikator yang belum terpenuhi.

Dalam arahannya, Amujib menekankan bahwa penerapan SPBE membutuhkan keterlibatan seluruh pegawai. Tim SPBE diminta memperkuat koordinasi dengan setiap bidang agar penggunaan teknologi menjadi bagian dari pelaksanaan tugas secara konsisten.

“Digitalisasi harus benar-benar diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari, sehingga layanan dan pelaksanaan tugas di Bapperida bisa semakin efektif,” ujar Amujib.

Selain pembenahan proses kerja, ia meminta peningkatan keterbukaan informasi melalui dokumentasi dan publikasi kegiatan di situs web serta media sosial resmi Bapperida. Publikasi perlu membantu masyarakat memahami pekerjaan pemerintah daerah dan kaitannya dengan pembangunan Sulawesi Barat.

Perhatian khusus diberikan pada kegiatan yang mendukung Panca Daya sebagai arah kebijakan pembangunan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka. Informasi mengenai dukungan Bapperida terhadap pelaksanaan agenda tersebut diminta tersampaikan dengan baik kepada publik.

“Setiap kegiatan yang kita laksanakan maupun yang kita ikuti perlu dipublikasikan. Masyarakat perlu mengetahui apa yang sedang dikerjakan Bapperida, termasuk bagaimana kita mendukung pelaksanaan Panca Daya Bapak Gubernur, Suhardi Duka. Jangan sampai banyak kegiatan dan upaya yang sudah dilakukan, tetapi tidak tersampaikan dengan baik kepada publik,” ujarnya.

Untuk memperkuat tanggung jawab seluruh jajaran, Amujib turut menekankan penerapan mekanisme penghargaan dan sanksi atau reward and punishment. Langkah tersebut diarahkan untuk membangun kedisiplinan dan mendorong pemenuhan target pelaksanaan SPBE.

Melalui penguatan koordinasi antarbidang, pemanfaatan teknologi, dan publikasi yang lebih teratur, Bapperida Sulbar berupaya menindaklanjuti kekurangan yang ditemukan hingga triwulan III. Perbaikan ini diharapkan meningkatkan efektivitas kerja sekaligus memperkuat keterbukaan informasi pembangunan bagi masyarakat.

Upaya tersebut mendukung pelaksanaan Panca Daya, khususnya penguatan tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta pelayanan dasar yang berkualitas.