DKPPKB Sulbar Bahas Dukungan DAK Kesehatan 2027, Fokus pada Penguatan Layanan dan SDM

Blog31 Dilihat

Mamuju, maleosulbar.com– Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, memimpin rapat bersama para ketua tim kerja di lingkungan DKPPKB Sulbar untuk membahas dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Kesehatan Tahun Anggaran 2027. Rapat berlangsung di Aula Andi Depu, Kantor DKPPKB Sulbar, Senin (12/10/2026).

Pembahasan difokuskan pada lima bidang prioritas, yakni peningkatan layanan kesehatan sesuai siklus hidup, surveilans dan respons penyakit serta kesehatan lingkungan, penguatan tata kelola pelayanan kesehatan, kefarmasian dan bahan medis habis pakai (BMHP), serta penguatan sumber daya manusia kesehatan.

Rapat tersebut menjadi forum koordinasi untuk membahas kebutuhan program dan dukungan pendanaan bidang kesehatan pada 2027. Penyelarasan antarbidang diperlukan agar perencanaan yang disusun dapat menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan serta mendukung pelaksanaan program secara terarah.

Dalam pembahasan peningkatan layanan kesehatan sesuai siklus hidup, perhatian diarahkan pada pentingnya kesinambungan pelayanan bagi masyarakat pada setiap kelompok usia. Sementara itu, penguatan surveilans, respons penyakit, dan kesehatan lingkungan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan deteksi serta penanganan masalah kesehatan di masyarakat.

Aspek tata kelola pelayanan kesehatan juga menjadi perhatian, termasuk dukungan terhadap pengelolaan layanan yang lebih efektif. Di bidang kefarmasian dan BMHP, perencanaan kebutuhan perlu diselaraskan dengan kebutuhan pelayanan, sedangkan penguatan sumber daya manusia kesehatan menjadi bagian penting untuk mendukung mutu layanan.

Kepala DKPPKB Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, menekankan pentingnya koordinasi dan keselarasan perencanaan di antara seluruh tim kerja. Pembahasan dukungan DAK Kesehatan 2027 perlu memperhatikan kebutuhan program, kesiapan pelaksanaan, serta keterkaitan antara pendanaan dan target pelayanan yang ingin dicapai.

Melalui rapat tersebut, setiap tim kerja diharapkan dapat memperjelas kebutuhan dan prioritas program sesuai bidang masing-masing, sehingga perencanaan dukungan DAK Kesehatan 2027 dapat disusun secara lebih terarah dan terkoordinasi.

Upaya ini sejalan dengan visi pembangunan Provinsi Sulawesi Barat, “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera,” di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka. Penguatan perencanaan dan pendanaan kesehatan diharapkan mendukung peningkatan kualitas pelayanan serta pemerataan akses kesehatan bagi masyarakat Sulawesi Barat.