BPBD Sulbar Intensifkan Pemantauan Cuaca, Titik Panas dan Kabut Asap melalui Pusdalops

Blog105 Dilihat

Mamuju, maleosulbar.com– Tim I Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dan Kekeringan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan pemantauan kondisi cuaca, sebaran titik panas (hotspot), serta perkembangan kabut asap di wilayah Sulawesi Barat, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan pemantauan dilaksanakan di ruang Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Sulbar melalui tautan pelaporan yang digunakan dalam pemantauan kebencanaan dan situs resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Pemantauan ini dilakukan untuk memperoleh informasi terkini mengenai prakiraan cuaca, potensi perkembangan karhutla, sebaran titik panas, serta kondisi kabut asap yang dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan.

Langkah tersebut sejalan dengan arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, serta dukungan Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, dalam memperkuat koordinasi, kesiapsiagaan, dan respons cepat perangkat daerah terhadap potensi bencana di wilayah Sulawesi Barat.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Yasir Fattah, menegaskan bahwa pemantauan secara berkala merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan memperkuat deteksi dini terhadap potensi bencana hidrometeorologi, khususnya kebakaran hutan dan lahan serta kekeringan.

Melalui pemantauan berbasis tautan pelaporan dan informasi resmi BMKG, Tim I melakukan penelaahan terhadap perkembangan informasi cuaca dan titik panas sebagai bahan pendukung pengambilan keputusan, koordinasi lintas sektor, serta penyampaian informasi kebencanaan kepada pihak terkait.

Selain itu, pemantauan perkembangan kabut asap menjadi perhatian penting untuk mendukung langkah antisipasi terhadap potensi gangguan kualitas udara. Informasi yang diperoleh dapat menjadi bahan koordinasi dengan instansi terkait dalam menentukan langkah pencegahan, perlindungan masyarakat, dan penanganan apabila ditemukan kondisi yang memerlukan respons lebih lanjut.

#PemprovSulbar #GubernurSulbar #GubernurSuhardiDuka #bpbdsulbar #bpbdsulawesibarat #sulbartangguh

Naskah :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *