Mamuju, maleosulbar.com— Suasana Pelabuhan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kasiwa, Kelurahan Binanga, Kabupaten Mamuju, mendadak penuh warna dan riuh gembira pada Sabtu (7/11/2026). Ratusan nelayan bersama warga setempat memadati kawasan pesisir untuk menggelar perhelatan akbar Pesta Nelayan yang dirangkaikan dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Acara tahunan yang digagas oleh Kelurahan Binanga berkolaborasi dengan tokoh masyarakat dan nelayan lokal ini tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat sinergi sektor kelautan serta melestarikan budaya pesisir.
Dukungan Pemprov Sulbar & Penyerahan Hadiah Parade
Kehadiran Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Barat, Safaruddin, S.DM, menjadi salah satu sorotan utama dalam agenda syukuran ini. Kehadirannya menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kesejahteraan para nelayan dan pengembangan potensi bahari Sulawesi Barat.
Di sela-sela kegiatan, Safaruddin turun langsung menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba parade kapal hias yang tampil memukau sepanjang gelaran acara.
“Pesta nelayan dan peringatan Maulid ini bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan simbol ketahanan pangan lokal dan rasa syukur atas potensi laut Sulbar yang luar biasa. Kami di DKP Sulbar terus berkomitmen mendampingi para nelayan, baik dalam peningkatan sarana tangkap maupun menjaga kelestarian ekosistem laut agar keberkahan ini terus berlanjut hingga generasi mendatang,” ujar Kepala DKP Sulbar, Safaruddin, S.DM.
Parade Kapal Hias dan Tradisi Makan Ikan Gratis
Puncak kemeriahan terlihat saat puluhan hingga ratusan perahu nelayan dihiasi berbagai ornamen khas Maulid, seperti tiri (hiasan khas Maulid) berukuran besar dan kecil, bendera Merah Putih, serta dekorasi warna-warni. Kapal-kapal ini berlayar anggun melintasi perairan Pantai Kasiwa hingga melakukan konvoi mengelilingi Pulau Karampuang. Konvoi tersebut turut memboyong warga pesisir sembari diiringi alunan musik khas bahari.
Tak kalah menarik, para nelayan juga menggelar tradisi makan ikan gratis untuk seluruh pengunjung yang hadir. Aneka jenis ikan segar hasil tangkapan dimasak dan disajikan secara cuma-cuma sebagai bentuk ikhtiar berbagi rezeki.
Seorang nelayan lokal, Febri, menyampaikan rasa bahagianya atas terselenggaranya tradisi ini.
“Alhamdulillah, sekarang hasil tangkapan lagi melimpah. Kegiatan ini rutin kami adakan tiap tahun sebagai wujud terima kasih dan rasa syukur kepada Tuhan atas rezeki laut yang diberikan,” tuturnya di lokasi acara.
Sinergi Tokoh Masyarakat dan Pemerintah
Kegiatan kebudayaan dan keagamaan ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat serta tokoh penting, di antaranya Anggota DPR RI Zulfikar Suhardi, Bupati Mamuju Sitti Sutinah Suhardi, Wakil Ketua DPRD Sulbar Suraidah Suhardi, serta jajaran tokoh masyarakat Mamuju.
Bupati Mamuju, Sitti Sutinah Suhardi, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif kolaboratif warga Binanga dan komunitas nelayan. Menurutnya, perpaduan nilai spiritual Maulid Nabi dengan syukuran laut berhasil menciptakan ruang kearifan lokal yang mampu menggerakkan kebersamaan sekaligus potensi pariwisata daerah.
Melalui pesta syukuran ini, masyarakat Mamuju tidak hanya merayakan limpahan rezeki laut, tetapi juga memperkuat kampanye pentingnya konsumsi ikan segar bagi kesehatan serta menjaga kelestarian lingkungan pesisir Sulawesi Barat.






