Mamuju, maleosulbar.com– Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) Provinsi Sulawesi Barat kembali memperkaya koleksi karya lokal dengan menerima buku karya penulis lokal Firdaus Abdullah dkk berjudul Menata Penyiaran Sulawesi Barat (Problematika TV Kabel, Literasi Media dan Siaran Pilkada). Penerimaan buku ini berlangsung pada Rabu 30 September 2026.
Buku ini menjadi tambahan koleksi lokal yang memuat pembahasan mengenai berbagai persoalan dan dinamika penyiaran di Sulawesi Barat, mulai dari TV kabel, literasi media hingga siaran Pilkada.
Kehadiran buku tersebut menjadi bagian dari upaya Perpusip Sulbar dalam menghimpun, melestarikan, dan menyediakan karya-karya yang dihasilkan oleh penulis lokal. Koleksi karya daerah memiliki nilai penting sebagai dokumentasi pengetahuan, pemikiran, serta berbagai fenomena yang berkembang di Sulawesi Barat.
Selain memperkaya koleksi perpustakaan, penghimpunan karya penulis lokal ini sekaligus menjadi bagian dari dukungan Perpusip Sulbar terhadap Gerakan Sulbar Mandarras yang digagas Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka. Gerakan ini mendorong tumbuhnya budaya membaca, menulis, dan meningkatkan minat literasi masyarakat Sulawesi Barat.
Kepala Dinas Perpusip Sulbar, Mustari Mula mengapresiasi kontribusi Firdaus Abdullah dkk yang telah menghasilkan dan menyerahkan karya tersebut untuk menjadi bagian dari koleksi perpustakaan.
“Setiap karya penulis lokal memiliki nilai penting dalam mendokumentasikan pengetahuan dan perkembangan daerah. Kami mengapresiasi para penulis yang terus berkarya dan ikut memperkaya koleksi lokal Perpusip Sulbar,” ujarnya.
Menurutnya, buku Menata Penyiaran Sulawesi Barat dapat menjadi salah satu sumber informasi dan referensi bagi masyarakat, pelajar, mahasiswa, peneliti, serta pihak lain yang ingin memperoleh pengetahuan mengenai penyiaran dan literasi media di Sulawesi Barat.
Perpusip Sulbar terus mendorong para penulis lokal untuk menyerahkan karya yang telah diterbitkan agar dapat dihimpun dan dimanfaatkan oleh masyarakat melalui layanan perpustakaan. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari pelestarian karya intelektual daerah agar tetap terdokumentasi dan dapat diakses oleh generasi mendatang.
Dengan bertambahnya koleksi karya lokal tersebut, Perpusip Sulbar berharap perpustakaan semakin mampu menghadirkan sumber informasi yang beragam serta menjadi ruang dokumentasi pengetahuan dan karya intelektual masyarakat Sulawesi Barat.






